Artikel terbaru

Analisa Ketidaklogisan Anime Ecchi

Kamu tau anime bergenre Ecchi ga? Itu lho, sebuah genre yang masih berada di bawahnya Hentai. Dimana genre tersebut masih sering memperlihatkan akan keindahan tubuh seorang wanita. Entah itu dadanya, pantatnya, celana dalamnya ataupun anunya. Dan ciri anime ecchi pasti ga terlepas dari hal itu semua dan biasanya anime ecchi kadang sering menunjukkan fanservice.

Apa itu fanservice? fan service adalah visual yang ditunjukkan kepada penonton guna untuk menghibur mata mereka. Yaa fungsinya sih cuman buat menarik minat aja dan fan service kadang emang ga ada hubungannya dengan cerita sama sekali.

Analisa Ketidaklogisan Anime Ecchi


Fan service dan Ecchi itu identik karena fan service ga bisa terlepas dari echi dan ecchi ga bisa terlepas dari yang namanya fan service. Kadang, hal itu ditandai dengan adegan kayak di pantai, karena biasanya para karakter saat berada di pantasi selalu memakai pakaian sexy. Kadang juga adegan yang memperlihatkan celana dalam dari salah satu tokoh, terus malah ada yang ga masuk diakal yaitu tidak sengaja memegang payudara tokoh wanita. Nah kan?

Hal seperti itulah yang mau saya bahas. Soalnya di dalam genre ecchi kadang lebih mengedepankan hal-hal berbau erotis daripada sesuatu yang logis. Jadi jangan heran kalo sesuatu seperti itu sering muncul, sebagai contoh aja anime/manga fairy tail yang selalu aja ada adegan ecchinya, entah itu ass-shot, boob-shot, pantsu-shot atau something similar.

Bahkan anime fairy tail sendiri malah memiliki meme yaitu "Fairy tail for the plot", buat yang penasaran silahkan cari di google images dengan kata kunci tadi. Nah, kalau begitu mari kita selidiki dan analisa kenapa anime ecchi itu ga logis. Sebagai contoh, saya ambil anime ecchi Strike the Blood. Dimana anime ini menurut saya kurang bagus, karane karakter utama cuman bisa bacot doang!

Sebelumnya silahkan kamu fokus pada lingkaran merah diatas. Buat pembanding saya kasih gambar aslinya!


Disana tidak ada batu, atau apapun. Lingkaran merah tersebut merupakan 'zona bersih'. Namun, beberapa detik kemudian tiba*...

Secara ajaib muncul sebuah pecahan batu yang membuat karakter si cewek terpeleset.

Nah berhubung di belakangnya ada karakter utama cowok, maka dia sontak aja kaget dan ketidakseimbangan tubuh si cewek menimpa si karakter cowok hingga terjadilah sebuah adegan yang menurut kita itu ~ENAKNYA~


Nah lho?? Menurut kamu normal? Saya bilang enggak! Kenapa? mari kita analisa, poin pertama kan sudah saya sebutkan, yaitu munculnya batu ajaib yang bisa membuat si cewek terpeleset. Kalo kamu perhatikan lingkaran merah seperti yang saya bilang tadi kamu pasti bertanya*, darimanakah pecahan batu tersebut?

Kemungkinannya! Batu tersebut adalah tokoh tambahan yang disuruh si sutradara untuk mengganggu langkah kaki si cewek dan si batu tersebut punya kewajiban untuk membuat si cewek terjatuh. Walau kedengaran lumayan logis kalo si batu itu hidup tapi disini itu adalah benda mati, jadi hal seperti itu hanya ada di dunia fantasi.

Tapi tetep aja hal itu TIDAK LOGIS ! Coba perhatikan lagi gambar diatas, banyak pecahan batunya kan? Sekarang kita lanjut ke scene berikutnya!


Setelah itu si cewek pun berdiri dan lihatlah, batu tadi dengan ajaibnya lagi tiba* menghilang dan gambar yang sebelumnya terlihat tempatnya sangat kotor dipenuhi dengan batu sekarang telah menghilang entah kemana. Bukannya terlalu kecil batunya yaa? makanya ga digambar. Eitss, tunggu dulu. Diatas juga ada pecahan batu yang lumayan besar lhoo tapi kok hilang? harusnya kan itu juga digambar juga.

Oke, sudah paham kan poin ini? sekarang kita lanjut ketidaklogisan yang kedua. Masalah batu yang bikin ceweknya terjatuh sudah terjawab. Sekarang saatnya menganalisa posisi jatuh dari si cowok. Setelah si cewek terpeleset secara tiba* di hadapan si cowok.


Si cowok pun kaget, dan karena tubuhnya kaget dan menahan berat tubuh si cewek yang jatuh ke belakang dia pun membentuk sudut kemiringan 85 derajat. Harusnya di sudut ini si cowok masih bisa menyeimbangkan tubuhnya supaya tidak terjatuh dengan cara membuat salah satu kakinya menahan berat tubuh dia sendiri dan menarik kakinya ke belakang. tapi coba lihat, kaki dia tidak reflek sama sekali dan dia lebih memilih untuk membuat kakinya tetap berada di depan.


Karena tidak ada tumpuan untuk menyeimbangkan tubuh, maka tubuh si cowok pun mulai kehilangan keseimbangan dan mulailah terbentuk sudut kemiringan 78 derajat. Di sudut ini, manusia biasa sudah ga bisa mengelak dari terjatuh apalagi di depannya dia ada berat tubuh seseorang yang  karena adanya hukum gravitasi dengan mutlak dia pasti terjatuh.

Coba kamu bayangin aja! Di depan kamu ada cewek yang terpeleset trus dia jatuh menimpa tubuh kamu. kalo kamu punya reflek bagus harusnya kamu bisa menahan tubuh dia supaya tidak terjatuh kan? itu kalo punya reflek yang bagus, kalo enggak hal ini wajar dong? ENGGAK! mari kita analisa lagi.

Perhatikan gambar terjatuhnya si cowok tadi, perhatikan kalo tangan dia tadi menyentuh lengan si cewek. tapi setelah sampai di tanah kenapa tangan dia tiba* sudah berada di payudara si cewek? Apa medan kemagnetan tangan dia itu aktif setelah menyentuh ke tanah? Apa dia manusia magnet? atau jangan* payudara si cewek ini punya medan gravitasi yang bisa menarik semua benda di dekatnya.

Padahal tadi kan tangan si cowok sudah wajar pegang lengan si cewek tapi karena adanya medan magnet dan gaya tarik gravitasi payudara, akhirnya tangan si dia dengan tidak sengaja terpeleset dan mengarah ke kutub oppai miliknya si cewek lalu karena saking kuatnya akhirnya dia menyentuh oppai si cewek dan untuk beberapa detik dia tidak bisa melepasnya sampai si cewek sadar dan memarahi dia sambil bilang "Baka!"

Masih masuk diakal menurut kamu? mari kita analisa lagi, sekarang saatnya kamu perhatikan sudut siku tangan si cowok. Sikunya membentuk sudat 90 derajat. Wajarnya, siku dia harus membentuk sudat 40 derajat. Kenapa? karena saat kamu terjatuh harusnya kamu bisa menahan berat tubuh kau sendiri dengan cara membentuk sudut 40 derajat, dengan sudut seperti itu kamu juga masih mungkin menahan berat orang lain tapi dengan resiko siku kamu terluka.

Hal itu logis karena manusia itu bakalan dengan reflek melindungi kepala dia, coba bayangin lagi! ketika ada cewek yang tiba* jatuh ke tubuh kamu, kamu harusnya bisa menahan dia tapi karena kamu ga punya reflek yang bagus maka kamu pun terjatuh dan saat terjatuh pun harusnya kamu itu reflek, dan siku kamu membentuk sudut 40 drejat supaya kepala kamu ga terbentur. Lagian kalo kamu ga bisa membentuk sudut seperti itu, maka kepala kamu bisa aja terbentur karena kamu sudah kehilangan keseimbangan.

Tapi malah di anime ini enggak, kepala dia tidak terbentur dan juga si dia tidak berusaha menahan tubuh dan kepala dia dari benturan dan masih sempat*nya tangannya memegang payudara. Kalo kamu emang berusaha melindungi tubuh dan kepala kamu dari benturan maka siku kamu harus membentuk sudut 40 derajat dan hal ini normal, dalam kasus ini tangan kamu juga ga sempet buat pegang payudara kalo sudah berada di sudut 40 derajat. Tapi di anime ini setelah terjatuh tiba* posisi kamera langsung mengzoom.


Dan memperlihatkan betapa kuatnya medan tarik dari oppai cewek ini sehingga membuat tangan si cowok seakan meremas. Coba lihat, tangan si cowok seperti sedang meremas bukan?


Lalu kalau saja si cewek tidak sadar kemungkinan tangan si cowok ga bakal bisa terlepas dari oppai dia. lalu scene berlanjut soal si cewek dengan malu* tapi marah kepada si penyentuh oppai tadi. dan dengan sigap, tangan si cewek berusaha menutupi oppai dia sendiri karena malu.


Padahal hal itu dia lakukan hanya untuk mematikan medan efek gravitasi pada oppai dia supaya tangan* yang tidak bersalah itu tidak menyentuh oppai dia lagi. HAHAHAHA, sekian dulu analisa saya!



Post Comment

1 comments:

Click here for comments
05 February, 2017 21:01 ×

Analisa ente benar-benar cermat

Selamat Ridwan Al Akhyar Aunurrohim dapat PERTAMAX...! Silahkan antri di pom terdekat heheheh...
Balas
avatar
admin
Thanks for your comment